Showing posts with label Produktif. Show all posts
Showing posts with label Produktif. Show all posts

Tuesday, July 31, 2018

3 Cara Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Melakukan Pekerjaan

apa, bagaimana, apabagaimana, Menjadi Fokus, Menjadi Pribadi yang dapat Fokus, Fokus, Fokus saat kerja, Menjadi Produktif, Pekerjaan Produktif, Pekerjaan, Fokus dalam Mengerjakan pekerjaan, Fokus dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Produktif, Produktivitas Kerja, Kerja Produktif, Lebih Produktif, Pribadi Produktif, Bagaimana Agar Dapat Fokus, Bagaimana menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana cara menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana menjadi pribadi yang fokus, Bagaimana Cara Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Bagaimana Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja

apabagaimana- Agar dapat bekerja dengan produktif, kamu perlu belajar untuk fokus. Bekerja dengan fokus memudahkan dalam berkonsentrasi pada pekerjaan yang akan dikerjakan. Dengan begitu kamu akan lebih produktif dalam mengerjakan pekerjaan.

apa, bagaimana, apabagaimana, Menjadi Fokus, Menjadi Pribadi yang dapat Fokus, Fokus, Fokus saat kerja, Menjadi Produktif, Pekerjaan Produktif, Pekerjaan, Fokus dalam Mengerjakan pekerjaan, Fokus dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Produktif, Produktivitas Kerja, Kerja Produktif, Lebih Produktif, Pribadi Produktif, Bagaimana Agar Dapat Fokus, Bagaimana menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana cara menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana menjadi pribadi yang fokus, Bagaimana Cara Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Bagaimana Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja
Lalu, bagaimana cara menjadi pribadi yang dapat fokus dalam mengerjakan pekerjaan? Berikut ada 3 cara yang dapat kamu terapkan:

1. Identifikasi
 
Ketahuilah dahulu target yang akan kamu bidik dalam hal ini adalah pekerjaan apa yang akan kamu kerjakan. Jika sudah mengetahui target, langkah awal yang penting dilakukan adalah menuliskan apa saja yang kamu rasa perlu dilakukan.

2. Keputusan
Tentukan keputusan pekerjaan mana yang harus dikerjakan segera. Penting tapi waktunya cukup lama. Yang dapat ditunda dan yang dapat dihapus atau dihilangkan. Keputusan merupakan salah satu langkah terpenting.
Sebaiknya kamu selalu mengambil keputusan, jika tidak, kamu tidak akan pernah fokus. Jangan takut salah, lebih baik ambil keputusan kemudian salah, daripada tidak pernah salah tapi tidak pernah mengambil keputusan.



apa, bagaimana, apabagaimana, Menjadi Fokus, Menjadi Pribadi yang dapat Fokus, Fokus, Fokus saat kerja, Menjadi Produktif, Pekerjaan Produktif, Pekerjaan, Fokus dalam Mengerjakan pekerjaan, Fokus dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Produktif, Produktivitas Kerja, Kerja Produktif, Lebih Produktif, Pribadi Produktif, Bagaimana Agar Dapat Fokus, Bagaimana menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana cara menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana menjadi pribadi yang fokus, Bagaimana Cara Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Bagaimana Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja
3. Klasifikasi
Memisahkan pekerjaan yang harus dilakukan sekarang, segera, terjadwal atau ditunda. Fokuslah pada pekerjaan sekarang. Ambil tindakan cepat untuk menyelesaikannya. Lupakan pekerjaan lain. Kamu tidak perlu khawatir dengan pekerjaan lain. Kamu tidak perlu khawatir dengan pekerjaan lain karena sudah kamu simpan pada sebuah system “di luar” kepala.



apa, bagaimana, apabagaimana, Menjadi Fokus, Menjadi Pribadi yang dapat Fokus, Fokus, Fokus saat kerja, Menjadi Produktif, Pekerjaan Produktif, Pekerjaan, Fokus dalam Mengerjakan pekerjaan, Fokus dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Produktif, Produktivitas Kerja, Kerja Produktif, Lebih Produktif, Pribadi Produktif, Bagaimana Agar Dapat Fokus, Bagaimana menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana cara menjadi pribadi yang dapat fokus, bagaimana menjadi pribadi yang fokus, Bagaimana Cara Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja, Bagaimana Menjadi Pribadi yang Dapat Fokus Dalam Mendukung Produktivitas Kerja
Setelah memiliki rencana matang, tiba saatnya mengerjakan apa yang sudah kamu tentukan sebelumnya dengan fokus, agar apa-apa yang kita kerjakan dapat selesai dalam waktu sesingkat mungkin dan dengan kualitas sebaik mungkin. Jangan pedulikan segala gangguan yang mengalihkan perhatianmu, kerjakan apa yang harus kamu kerjakan, latihlah kemampuan untuk selalu fokus ketika mengerjakan tugas-tugas penting, kamu akan menjadi pribadi yang lebih produktif. 

Monday, July 23, 2018

Awas! 11 Hal Ini Merupakan Faktor Menurunnya Produktivitas Karyawan

Produktivitas Karyawan, Faktor Menurunnya Produktivitas Karyawan, Produktivitas Karyawan Menurun, Produktivitas, Produktif, Kerja, Stres, Keuangan, Karyawan, 11 Hal Menurunnya Produktivitas Karyawan,

apabagaimana- Produktivitas karyawan yang tinggi adalah denyut nadi dari sebuah bisnis yang sukses. Ketika karyawan menurun dalam hal produktivitasnya, mereka menderita, dan pada akhirnya begitu juga perusahaan. Ketika karyawan mengalami masalah, mereka tidak bekerja maksimal. Karyawan yang bermasalah sering sakit atau tidak  hadir. Secara mental mereka pun menurun dan tak sehat. Lalu, apa saja hal yang membuat produktivitas karyawan menurun?

Stres Keuangan

Semua orang pasti perrnah mengalami permasalah  keuang sesekali, tidakterkecuali karyawan tidak. Masalah keuangan seperti kesulitan memenuhi kebutuhan  pribadi atau perbaikan barang  miliknya yang tidak terduga rusak dapat menghambat produktivitas karena pikiran an yang bercabang.



Kestabilan
Stres kestabilan perusahaan adalah masalah umum lainnya yang mempengaruhi pekerja. Ketika para pekerja tidak yakin tentang masa depan perusahaan atau kesuksesan pribadi mereka, mereka mungkin tidak bekerja dengan potensi penuh mereka.



Produktivitas Karyawan, Faktor Menurunnya Produktivitas Karyawan, Produktivitas Karyawan Menurun, Produktivitas, Produktif, Kerja, Stres, Keuangan, Karyawan, 11 Hal Menurunnya Produktivitas Karyawan,


Permasalahan Pribadi
Masalah pribadi seperti masalah perkawinan  membagi perhatian karyawan. Sulit untuk fokus pada pekerjaan ketika masalah rumah perlu diselesaikan. Bahkan karyawan yang belum menikah mungkin menghadapi masalah hubungan yang mempengaruhi pekerjaan. Hubungan yang menempatkan karyawan pada risiko harus menjadi perhatian bagi pengusaha.

Penyakit

Karyawan yang sakit kronis tidak hanya mempengaruhi produktivitas karyawan tetapi juga di sekitar dirinya. Ketika seorang karyawan keluar dari kantor, orang lain harus membawa beban kerja. Karyawan yang sakit yang sering mengalami nyeri atau efek penyakit lainnya cenderung tidak bekerja dengan kemampuan terbaik mereka.
 
Pengawasan yang buruk

Jika produktivitas suatu kelompok tertinggal, pertimbangkan untuk melihat lebih dekat pada pengawas. Manajer terkadang  tidak konsisten atau  transparan, Pengaturan  mikro atau tidak memberikan pengawasan yang cukup, tidak selarasnya kebijakan perusahaan dengan fungsi pengawasan menejemen.

Komunikasi yang buruk
Komunikasi adalah jalan dua arah. Kamu perlu berkomunikasi dengan karyawan, tetapi Kamu juga perlu menyediakan kesempatan bagi karyawan untuk menyuarakan pendapat dan kekhawatiran. Biarkan karyawan mu tahu  siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana" bisnis Kamu. Jika mereka tahu tujuan bisnis, mereka dapat melihat dengan lebih baik bagaimana mereka cocok dengan mereka. Jangan  biarkan  mereka merasa seperti manajemen tidak mendengarkan dan tidak merasa terlibat sebagai bagian dari perusahaan.

Kurangnya kepercayaan pemimpin
Pemimpin terkenal karena tidak dapat mendelegasikan karena mereka tidak ingin menyerahkan kendali atas perusahaanya. Ini menghasilkan pemimpin yang terlalu banyak kerja serta tenaga kerja dengan  harga diri dan tim yang rendah. Jika perusahaan terus-menerus bertumpu  pada satu orang, orang itu menjadi kelebihan beban, dan anggota tim lainnya menjadi tidak terlibat. Karyawan yang kelebihan beban terbakar, akhirnya bergabung dengan barisan orang yang tidak terlibat sehingga menurunkan produktivitas perusahaan.



Produktivitas Karyawan, Faktor Menurunnya Produktivitas Karyawan, Produktivitas Karyawan Menurun, Produktivitas, Produktif, Kerja, Stres, Keuangan, Karyawan, 11 Hal Menurunnya Produktivitas Karyawan,

Inkonsistensi
Ketika sebuah  manajemen secara konstan mengubah arah atau tidak menghargai proses yang konsisten, seringkali karena mereka yang berada di atas tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang peran kelompok atau tujuan dan visi perusahaan. Jika aturan selalu berubah, karyawan mungkin terlalu terganggu untuk menyelesaikan pekerjaan atau, lebih buruk lagi, untuk menyerah saja atas kondisi.

Perilaku yang tidak pantas Atasan
Tindakan yang melanggar kebijakan perusahaan atau integritas perusahaan, termasuk diskriminasi, korupsi, melanggar kode berpakaian, dan bahkan datang terlambat untuk bekerja, dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan.

Teknologi yang tidak memadai
Teknologi berubah dengan cepat, dan jika karyawan bekerja dengan peralatan lama, mereka tidak akan  seefektif  yang mereka bisa.  Teknologi yang mendukung proses kerja produksi agar lebih efisien dan efektif. Untuk itu, dukung kinerja karyawan agar lebih produktif dengan menyediakan sarana teknologi yang memadai.

Tidak adanya jaminan sosial
Tidak adanya jaminan sosial bagi karyawan juga menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan produktivitas kerja karyawan. Adanya jaminan sosial sangat bermanfaat bagi karyawan untuk meningkatkan semangat dan loyalitas kerja karyawan. Dengan begitu, mampu juga dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan.


Sunday, July 22, 2018

5 Cara Mudah yang Membantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktifmu

Cara Mudah, Cara Mudah yang Membantu, Cara Mudah yang Membantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktif, 5 Cara Mudah yang Mmebantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktifmu, Kegiatan Produktif, Produktivitas, Produktif, Kegiatan, Kerja, Pekerjaan

apabagaimana- Menjadi produktif berarti tidak menyia-nyiakan waktu, banyak hal yang harus dibiasakan dan dikorbankan untuk fokus terhadap hal tertentu yang dikerjakan. Terkadang menjadi produktif tidaklah mudah, membiasakan sesuatu hal yang mungkin terasa membosankan, tidak menyenangkan dan berat jika dilakukan membuat malas untuk melakukannya, sehingga membuat produktivitas menjadi turun.

Jika kamu pernah mengalami hal di atas dan bertanya-tanya bagaimana cara agar dapat memiliki hari-hari yang lebih produktif, di bawah ini kamu akan menemukan 5 cara mudah yang membantu kamu memaksimalkan kegiatan produktifmu.


1. Bangun 2 Jam Lebih Awal 

Manfaat bangun 2 jam lebih awal adalah bahwa kamu akan mendapatkan permulaan dan kemungkinan besar kamu akan memiliki lingkungan kerja yang tenang. Itulah juga mengapa orang-orang sukses, seperti Richard Branson,selalu bangun pagi-pagi.



Cara Mudah, Cara Mudah yang Membantu, Cara Mudah yang Membantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktif, 5 Cara Mudah yang Mmebantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktifmu, Kegiatan Produktif, Produktivitas, Produktif, Kegiatan, Kerja, Pekerjaan

2. Memprioritaskan Hal yang Penting

Untuk memiliki hari yang produktif, kamu seharusnya dapat memilih hal-hal yang penting untuk diprioritaskan. Jika bingung harus mulai darimana, maka cara sederhananya adalah membuat daftar kegiatan atau tugas yang perlu kamu selesaikan, kemudian memprioritaskan tugas-tugas tersebut berdasarkan pada kepentingannya.

Tuliskan prioritas tugasmu dengan menggunakan metode ABCDE:
    Tugas A
    adalah tugas yang harus kamu lakukan hari ini, jika tidak mereka akan memberi kamu konsekuensi serius

    Tugas B
    adalah tugas yang harus kamu lakukan hari ini, jika tidak mereka akan memberi kamu konsekuensi ringan

    Tugas C
    adalah tugas yang dapat kamu lakukan hari ini, jika tidak mereka tidak akan memberi konsekuensi

     Tugas D
    adalah tugas yang kamu delegasikan kepada orang lain

     Tugas E
    adalah tugas yang kamu hilangkan atau kamu tidak pernah melakukannya

Metode tersebut diurutkan dari seberapa pentingnya tugas-tugas yang akan kamu kerjakan. Tugas A adalah yang paling penting dan seterusnya Tugas E adalah tugas yang paling tidak penting dan harus dihilangkan. Lakukan dengan cara di atas, maka kamu akan melakukan tugas-tugasmu lebih efektif, sehingga membuat harimu lebih produktif.

Cara Mudah, Cara Mudah yang Membantu, Cara Mudah yang Membantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktif, 5 Cara Mudah yang Mmebantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktifmu, Kegiatan Produktif, Produktivitas, Produktif, Kegiatan, Kerja, Pekerjaan


3. Hilangkan Segala Gangguan dan Fokus pada Hal yang Dikerjakan 

Salah satu pembunuh produktivitas terbesar adalah gangguan. Apakah itu suara chat masuk, atau pemberitahuan di akun Instagram atau bahkan pikiranmu sendiri. Gangguan merupakan penghalang untuk memiliki hari yang produktif.

Cara terbaik untuk menyelesaikan pekerjaan adalah saat kamu tidak terganggu, maka cari caralah agar kamu jauh dari gangguan, coba isolasikan dirimu dari berbagai hal, semisal pergi ke cafe dengan suasana sepi dan tenang, menghindari perbincangan dengan rekan kantor, mencari ruangan kerja yang lebih tenang, ganti menjadi mode pesawat hapemu, tidak mengecek email dll. Usahakan untuk tetap fokus pada apa yang kamu kerjakan.


4. Ambil Waktu Istirahat

Menjadi produktif memang baik, namun ada baiknya jika disela kegiatan untuk mengambil waktu istirahat. Terus-terusan selalu bekerja dan berusaha menyelesaikan tugas juga tidak baik untuk kesehatan mental.

Untuk itu cobalah gunakan Teknik Pomodoro. Bagi waktu 25 menit untuk mengerjakan tugas dan mengambil waktu 25 menit untuk istirahat.



Cara Mudah, Cara Mudah yang Membantu, Cara Mudah yang Membantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktif, 5 Cara Mudah yang Mmebantu Kamu Memaksimalkan Kegiatan Produktifmu, Kegiatan Produktif, Produktivitas, Produktif, Kegiatan, Kerja, Pekerjaan


5. Rayakan dan Renungkan Pekerjaan yang Telah Selesai Dikerjakan

Pastikan untuk meluangkan waktu untuk merayakan apa yang telah kamu capai. Menghargai dirimu sendiri sangat diperlukan agar dapat memotivasi kamu untuk semangat memulai pekerjaan lainnya.

Selain itu, kamu harus merenungkan kegiatanmu, ini diperlukan untuk mencari tahu apa yang berhasil dan apa yang tidak. Refleksi tidak hanya berguna untuk memaksimalkan kegiatan produktif, tetapi juga memberi otak kamu waktu untuk mengurai dan menghilangkan stres.


6 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja Ini Bikin Produktivitas Kerjamu Meningkat Drastis!


6 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja, Produktif, Produktivitas, Kerja, Karyawan, Kerjaan, Produktivitas Kerja

apabagaimana- Setiap orang selalu berharap sebanyak apapun pekerjaan yang dihadapi mereka dapat selesai tepat waktu. Namun kenyataan yang terjadi tidak ada satu pun pekerjaan yang selesai.  Kamu merasa punya sedikit waktu mengerjakan semua tugas kantor yang menyebabkan tak terselesaikannya suatu tugas? Atau kamu sering pusing karena di akhir hari masih banyak tugas yang belum diselesaikan?


Jika jawaban kamu Ya untuk pernyataan di atas, bisa kamu jadi belum produktif. Lalu, bagaimana cara agar dapat meningkatkan produktivitas kerja? berikut adalah 6 cara yang layak kamu coba.


1. Bikin Rencana  Kerja

Biasakan diri untuk merencanakan pekerjaan. Rencanakan  progres kerja kamu sebelum  kegiatan itu terlaksana. Untuk itu kamu butuh sekali buku harian atau jurnal untuk mencatat rencana agar terus ingat. Jangan pula rencanakan estimasi waktu agar kamu tau seberapalama dan memiliki gambaran lama kerja dan strategi yang tepat untuk mendapatkan target waktu tersebut.



Sebagai karyawan, kamu memiliki setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya. Jika Kamu stres memikirkan tumpukan pekerjaan tersebut, mulai sekarang hilangkan rasa tersebut. Yang pertama Kamu lakukan adalah mengelompokkan pekerjaan tersebut berdasarkan tingkat kepentingannya. Setelah itu, fokus mengerjakan pekerjaan, biasakan  mengerjakannya seawal mungkin. Karena pada waktu tersebut stamina dan konsentrasi kamu masih baik.


3. Hilangkan gangguan

Serapi atau sebaik apa pun kamu merencanakan pekerjaan, semua itu tidak akan membantu kalau banyak gangguan. Tidak ada jalan lain, kamu harus menghilangkan gangguan-gangguan yang akan  muncul sehingga kamu dapat fokus menyelesaikan pekerjaan.


4. Lakukan kaji ulang mingguan

Trik lain meningkatkan produktivitas kerja adalah dengan melakukan kaji ulang mingguan. Aktivitas ini mudah dilakukan karena kamu tinggal membandingkan pekerjaan yang selesai dengan target atau rencana pekerjaan kamu diawal memulai kerja di buku diary mu. Jika target pekerjaan belum tercapai, kamu harus mengetahui penyebabnya. Di hari-hari berikutnya, hindari penyebab tersebut sehingga kamu menjadi lebih produktif.




5. Lakukan olahraga secara teratur

Olahraga secara teratur dapat juga meningkatkan produktivitas kerja kamu. Dengan berolahraga (misalnya seminggu tiga kali), stamina dan konsentrasi kamu akan pulih. Karena itu, jika kamu karyawan yang bekerja dari pagi sampai sore, jangan tidur sepulang kerja. Upayakan berolahraga minimal 30 menit, misalnya dengan jalan kaki, lari, atau bermain futsal.


6. Mendekatkan diri ke-Sang pencipta

Berdoa sesuai dengan keyakinan masing –masing dan rutin dalam ber ibadah dinilai mampu  menambah tingkat produktivitas kerja kita. Karena dengan beribadah  kita sadar kita harus berjuang tidak semata-mata untuk uang tapi juga bermanfaat untuk orang sekitar. 

Dengan melakukan 6 cara di atas semoga produktivitas kerja kamu terus meningkat dan lebih semangat dalam bekerja. Jika memang berakibat baik untuk kamu, share artikel ini ke teman-teman kamu yang mengalami masalah serupa dengan kamu.

Friday, July 20, 2018

7 Kebiasaan Ini Dapat Membuat Bangun Tidurmu Lebih Produktif

produktif, produktivitas, bangun tidur, kebiasaan bangun tidur, lebih produktif, kebiasaan,

apagabaimana- Kamu ingin hari-harimu lebih produktif? Sebaiknya perlu memperhatikan kebiasaan kamu. Kebiasaan yang salah akan membuat kamu bangun tidur dengan perasaan lesu, sehingga mengakibatkan munculnya perasaan lesu dan lelah dalam melakukan kegiatan-kegiatanmu seharian. Hal inilah yang dapat menurunkan tingkat produktifitasmu, apa yang kamu lakukan jadi tidak maksimal.
 
Berikut merupakan 7 kebiasaan yang dapat membuat bangun tidurmu lebih produktif

1. Rencanakan Kegiatan Harian di Malam Sebelum Kamu Tidur

Buatlah jadwal kegiatan apa saja yang akan kamu lakukan di pagi hari, rencanakan kegiatanmu sebelum kamu tertidur. Ini merupakan  kebiasaan yang efektif, alasannya, setelah kamu bangun, kamu tidak perlu menghabiskan waktu untuk merencanakan kegiatan harianmu, kamu langsung tahu apa yang harus kamu lakukan setelah kamu bangun tidur, sehingga tidak ada alasan lagi untuk bermalas-malasan, karena ada kegiatan yang menunggu untuk kamu kerjakan.

2. Cukupi Kebutuhan Tidurmu

Jika kamu tidur lebih sedikit dibandingkan dengan yang tubuh kamu butuhkan. Kamu akan menjalani hari dengan perasaan lesu dan merasa lelah.

Menurut penelitian, tidur cukup yang dibutuhkan manusia adalah sekitar 6 hingga 7 jam per hari. Untuk itu agar kebutuhan tidur dapat tercukupi, dan dapat bangun di pagi hari dengan perasaan segar sebaiknya kamu mulai tidur lebih awal. Lebih baik tidur cukup dan bekerja secara optimal daripada tidak cukup tidur dan membuat pekerjaan yang kamu lakukan menjadi kacau.


3. Bangun Pagi

Bangun pagi merupakan cara yang efektif untuk memulai  kegiatan-kegiatan yang menunjang produktivitas. Segarnya udara pagi yang baik untuk kesehatan, mood yang lebih baik dan dapat memulai start  yang lebih awal dibandingkan dengan orang yang bangun siang. Tidak hanya itu, bangun pagi juga dapat melatih kedisiplinan diri kamu juga. 

Oleh karena itu, cobalah untuk bangun lebih awal dan lakukan hal terpenting terlebih dahulu di pagi hari demi menunjang produktifitas harianmu.

Baca Juga:
Susah Bangun Pagi? 3 Cara Berikut Wajib Kamu Coba ! 

4. Merapikan Tempat Tidur Setelah Bangun Tidur

Meskipun merapikan tempat tidur merupakan kebiasaan yang sepele, kebiasaan ini merupakan kegiatan yang baik. Secara tidak langsung mengajarkan kamu untuk selalu menjaga kerapian. 

Namun jika selama ini merapikan tempat tidur setelah bangun tidur merupakan hal yang malas dan tidak suka kamu lakukan, sebaiknya ubah kebiasaan tersebut dan mulailah melakukannya, karena dengan melakukan hal yang tidak kamu sukai, secara mental berarti kamu sudah mempersiapkan dan mebiasakan diri untuk melakukan tugas yang tidak kamu inginkan, tapi harus kamu lakukan, sehingga akan membentuk kebiasaan disiplin dan mental yang matang saat melakukan kegiatan harianmu. Tentu saja kebiasaan tersebut dapat meningkatkan produktivitasmu.

5. Tanyakan Hal Terpenting Yang Akan Kamu Lakukan dan Bayangkan Apa yang Akan Kamu Lakukan Hari Ini

Tanyakanlah pada diri kamu:

“Jika hari ini adalah hari terakhirmu di dunia, akankah kamu melakukan hal yang sama seperti yang kamu lakukan hari ini?”

Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang selalu ditanyakan Steve Jobs kepada dirinya setiap pagi. Pertanyaan ini dapat membuat kamu bersemangat untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat. Setelah menanyakan hal tersebut, coba bayangkan apa yang ingin kamu lakukan di hari itu. Cara ini merupakan cara yang dilakukan Tony Robins, ahli psikologi dan filantropis nomor satu di California untuk membantunya lebih termotivasi mencapai target hidupnya.

Dengan menerapkan kedua kebiasaan tersebut, kamu akan lebih termotivasi dalam memanfaatkan sebaik-baiknya hidup kamu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif demi mencapai target atau keinginan yang ingin kamu capai.

6. Minumlah Air Putih Setelah Bangun Tidur

Penelitian menunjukan bahwa meminum air putih setelah bangun tidur, baik untuk kesehatan. Air putih akan akan menghidrasi organ tubuh kamu, dan juga membersihkan racun di tubuh kamu. Sebaiknya minum air putih dilakukan sebelum kamu menggosok gigi dan minumlah sebanyak 500ml.

7. Lakukan Olahraga

Salah satu hal terpenting yang dapat kamu lakukan setelah bangun di pagi hari adalah melakukan olahraga. Ketika kamu berolahraga dan berkeringat, tubuhmu akan menghasilkan endorfin yang membuat kamu merasa bahagia.  

Cara ini juga banyak dilakukan orang sukses karena mereka tahu itu adalah cara yang bagus untuk mempertahankan energi mereka dan menjalani hari mereka dengan produktif.

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html